Wali Kota Pekanbaru Hentikan Lurah Kampung Baru Dugaan MemintaTHR dari PKL -->

Wali Kota Pekanbaru Hentikan Lurah Kampung Baru Dugaan MemintaTHR dari PKL

Rabu, 09 April 2025, April 09, 2025

, PEKANBARU - Walikota Pekanbaru Agung Nugroho melakukan tindakan keras dengan menonaktifkan Lurah Kampung Baru, Kecamatan Senapelan, Asnetti Yusra dari posisinya.

Kebijakan tersebut diambil setelah muncul dugaan adanya pemberian permohonan untuk mendapatkan Tunjungan Hari Raya (THR) dari orang yang bersangkutan terhadap para pedagang kaki Lima (PKL).

Kejelasan itu diutarakan oleh Asisten I Setda Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi.

Ia mengatakan bahwa surat perintah pemberhentian sudah diketuk palu secara langsung oleh Sang Walikota Besar di sepanjang hari itu.

"Mr. Walikota bersama Pemerintah Kota telah mengambil keputusan untuk menonaktifkan sementara orang tersebut. Surat pengeluarnya pun sudah ditanda tangani," ujarnya pada hari Kamis (10/4).

Insiden izin untuk THR ini mendapat perhatian luas usai beredar di platform-media sosial.

Dalam postingan yang viral tersebut, screenshot obrolan WhatsApp menunjukkan keluhan dari masyarakat terkait dengan tuduhan pemesanan THR olehorang tertentu. oknum lurah terkait dengan pedagang kaki lima yang menjual barang di bawah Jembatan Leighton I, pada hari Kamis tanggal 27 Maret 2025 kemarin.

Menindaklanjuti hal ini, Inspektorat Kota Pekanbaru segera melakukan pemeriksaan internal.

Kepala Inspektorat Iwan Simatupang mengkonfirmasi bahwa mereka sudah menemui Asnetti Yusra guna mendapatkan keterangannya.

"Dia telah kita undang dan proses pemeriksannya sedang berlangsung," ucapnya.

Pada saat yang sama, Kepala BKPSDM Kota Pekanbaru Irwan Suryadi menginformasikan bahwa mereka sudah mendapatkan laporan tentang masalah itu dan berencana untuk menanti temuan inspektur sebelum memutuskan hukuman yang sesuai.

Untuk mengisi posisi secara sementara, Wali Kota memilih Sekretaris Camat Senapelan Raisah Vinora Putri untuk menjadi Penjabat Sementara (Pjs) Lurah di Kelurahan Kampung Baru.

Pemerintah Kota menyatakan bahwa langkah tersebut merupakan bukti kesungguhan mereka untuk mempertahankan kejujuran serta memberikan layanan kepada masyarakat tanpa korupsi, khususnya menjelang peringatan hari besar tersebut. (mcr36/jpnn)

TerPopuler