Panen Besar Serentak di Kiblat Produksi Padi Indonesia -->

Panen Besar Serentak di Kiblat Produksi Padi Indonesia

Rabu, 09 April 2025, April 09, 2025

PALANGKA RAYA - Ketua Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kalimantan Tengah, Ir Leonard S Ampung MM MT, turut ambil bagian dalam acara Panen Raya Padi Secara Bersama yang diselenggarakan di 14 provinsi penghasil padi terbesar se-Indonesia. Acara tersebut dilangsungkan di Desa Pantik, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau beberapa waktu lalu.

Menemani Gubernur H Agustiar Sabran SIKom serta staf Forkopimda yang berpartisipasi secara daring. Upacara panen raya ini diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian RI dengan fokus pada kabupaten Majalengka, provinsi Jawa Barat, dan diikuti langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Gubernur mengungkapkan pujian atas keputusan Presiden yang dinilai sangat mendukung para petani. Dia memuji aturan tentang penentuan harga beras senilai Rp 6.500 per kilogram yang signifikan meningkatkan kesejahteraan dan penghasilan pertanian mereka.

"Perwakilan dari masyarakat Kalimantan Tengah mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Bapak Presiden karena telah berpijak pada pihak petani. Harga beras yang diberlakukan sekarang ini sungguh memberi manfaat bagi para pertanian dalam mendapatkan laba yang lebih adil. Tambahan lagi, kelancaran pengadaan pupuk pun ikut menurunkan bebannya biaya produksi," ujarnya.

Pemimpin utama dari Bumi Tambun Bungai tersebut mengucapkan rasa terimakasih kepada Presiden Prabowo karena keputusan yang secara langsung memberi manfaat bagi penduduk Kalimantan Tengah, lebih-lebih soal penentuan harga padi serta mempermudah akses terhadap pupuk. Keputusan ini sungguh bermanfaat dan meredam bebannya para petani di wilayah Kalimantan Tengah.

Ketika itu, Kepala BAPPERIDA Kalimantan Tengah, Leonard S Ampung, mengatakan bahwa acara tersebut adalah momen penting untuk memperkokoh kedaulatan pangan di seluruh negeri serta meningkatkan taraf hidup para petani.

Menurut dia, mendukung para petani tak cuma lewat kebijakan harga saja, tapi juga perlu meningkatkan infrastuktur sektor pertanian, melakukan penelitian tentang teknologi dalam bidang pertanian, serta memperbaiki pendistribusian pupuk dan fasilitas produksi lainnya.

"Kami sungguh menyokong Program Panen Raya Serentak ini. Hal itu merupakan wujud konkret kerjasama di antara pemerintah pusat dan daerah untuk memelihara kedaulatan pangan negara kita. Hadirnya Bapak Presiden Republik Indonesia pada acara tersebut menggambarkan komitmennya dalam fokuskan perhatiannya kepada bidang pertanian, khususnya bagi para petani padi yang berperan sebagai garda depan dalam produksi makanan," katanya.

Kegiatan Panen Raya Serentak bukan sekadar peristiwa simbolik, melainkan merupakan bentuk dedikasi dari semua unsur pemerintahan guna menguatkan sektor pertanian sebagai fondasi penting bagi pembangunan nasional. Pemda Kalimantan Tengah menegaskan kesediaannya untuk terus bekerja sama dengan pemerintah pusat serta stakeholder lainnya demi mensupport proyek-proyek pengembangan pertanian yang ramah lingkungan dan berfokus pada peningkatan kesejahteraan petani. (hms/nue)

TerPopuler